harga jasa desain rumah murah online


Rumah dengan atap hijau




Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk mempercantik desain rumah mereka dengan tanaman. Namun tidak semua orang beruntung memiliki lahan yang cukup untuk membangun taman di sekitar rumah mereka, terutama bagi warga di perkotaan. Solusi untuk masalah tersebut adalah dengan membangun green roof (atap hijau) dengan cara mengkonstruksi atap rumah sehingga mampu untuk ditanami rumput dan bunga.


Selain mempercantik rumah anda green roof juga sangat ramah lingkungan. Keuntungannya bagi lingkungan adalah mampu mereduksi pemanasan global (global warming) karema mampu melembapkan dan mendinginkan udara sekitar, selain itu juga mampu menetralisir pencemaran udara. Sebenarnya konsep green roof sendiri bukanlah konsep baru. Konsep ini mulai dikenal oleh manusia pada abad ke 7. Aplikasi Green roof ini bisanya dilakukan pada atap rata (dak) tapi ada juga yang menerapkan teknologi ini pada atap miring.


Sesuai dengan namanya Green Roof merupakan lapisan struktur konstruksi hijau yang terdiri dari media tanam dan tanaman itu sendiri. Kegunaan dari media tanam dan tanaman pada green roof adalah kemampuannya menyerap dan menahan air apabila terjadi hujan sehingga debit air yang ada di drainase kota berkurang dengan kata lain dapat membantu mengendalikan banjir di kota-kota besar seperi jakarta. Selain dapat menguraingi debit air yang mengalir di drainase kota, air yang tersimpan di dalam media tanam akan di kembalikan ke atmosfir melalui proses fotosintesis saat matahari kembali bersinar. Keuntungan lainnya adalah umur atap menjadi dua kali lebih tahan lama dari atap biasa.


Untuk membuat green roof tidak diperlukan kostruksi yang rumit namun tetap membutuhkan tenaga ahli dan profesional untuk menghindari kesalahan seperti kebocoran pada atap dan terjadinya penggenangan. Secara umum konstruksi Green roof terdiri dari 5 lapisan yaitu :

  1. Lapisan tahan air, lapisan ini berguna untuk menahan air agar tidak terjadi kebocoran.
  2. Lapisan drainase air, lapisan ini berfungsi untuk ruang aliran air baik yang berasal dari penyiraman dan air hujan.
  3. Lapisan kain, lapisan kain ini berfungsi sebagai landasan media tanam juga sebagai pemisah antara media tanam dan lapisan drain mat
  4. Media tanam, lapisan ini berfungsi sebagai tempat tumbuh tanaman biasanya lapisan ini terdiri dari beberapa campuran tanah dan krikil.
  5. Tanaman, tanaman yang digunakan biasanya berupa rumput dan bunga-bunga tergantung konsep yang di pilih.