harga jasa desain rumah murah online


Tampil Cantik Dengan Carport dan Garasi


 

Kebebasan pengelolaan lahan di area perumahan memang diserahkan kepada warganya. Untuk itu Kuncinya adalah tenggang rasa, termasuk untuk urusan menyimpan kendaraan.

Pernahkan anda merasa gregetan karena jalan perumahan  yang sempit mendadak " Buntu" lantaran ada mobil yang parkir di jalan?.
Pernahkah pula anda merasa terganggu lantaran ada mobil tetangga dan tamunya yang selalu parkir di depan rumah anda?

Nah Problem - problem itu memang kerap muncul seiring menjamurnya dipurumahan di kota delta. Areal Hunian semakin banyak. Lahan termasuk untuk rumah dan jalan perumahan semakin sempit. Namun, daya beli masyarakat, terutama kalangan menengah, makin baik. Mobil menjadi semakin terjangkau. Terlebih tatkala, mobil-mobil murah berdatangan.

Orang kian gampang punya mobil, sementara mereka tidak punya lahan untuk memarkir kendaraan. Membangun carport tidak cukup. garasi, apalagi. Jadi, mereka memilih menaruh kendaraannya begitu saja di pinggir jalan tanpa memperdulian orang lain yang menggerutu.

Kondisi tersebut terjadi di banyak perumahan. terutama hunian kelas menengah yang memang tidak punya jalan-jalan gede. sejatinya, Badan Pertanahan Nasional (BPN)  menyebutkan, dari 100 persen lahan perumahan sekitar 40 - 60 persen lahan perumahan digunakan untuk mendirikan rumah. Sisanya adalah ruang terbuka hijau, fasum, dan jalan arteri dalam suatu perumahan.

Ikatan Arsitek Indonesia menyebutkan hal serupa. bahkan, angka diatas bisa terbalik. sebanyak 40 persen dari prosentase keseluruhan komplek perumahan merupakan bangunan rumah. Sisanya, 60 persennya adalah jalan dan ruang terbuka hijau.

Dengan begitu, penghuni komplek perumahan harus ada bahwa jalan dalam kompleknya sempit. apalagi jika serah terima antara pengembang dan seluruh pemilik rumah telah dilakukan, kebebasan diserahkan kepada warga.

Hingga kini, tidak ada PERDA yang mengatur parkir dan penggunaan lahan di bahu jalan suatu komplek perumahan. Sebab. komplek suatu perumahan terlepas dari tanggung jawab negara.

Namun demikian, penggunaan jalan dan cara memanfaatkannya memang bergantung penghuni komplek perumahan. Jangan egois." Kebanyakan orang tidak akan berlama-lama parkir pada jalan di depan rumahnya. Mereka parkir sebentar."